Buku ini merupakan hasil pengembangan dari tebak angka oleh mentalis Deddy Cobuser di penghujung acara Hitam putih yang tayang di salah satu stasiun TV. Buku ini diharapkan dapat meningkatkan bahan yang bersifat pengembangan diri melalui potensi yang ada. Titik tolak dalam mengenali potensi adalah menggunakan hak kebebasan memilih sebagai karunia dan anugerah Tuhan.
Dia yang berasal dari keluarga sederhana, merasa tertohok harga dirinya ketika keluarga sang professor mengungkit kembali latar belakangnya. Meskipun benar Sarvatraesa tampan dan cerdas, dia bukanlah siapa-siapa jika bukan keluarga sang professor yang mengangkat derajatnya.