Buku ini ditujukan bagi dua jenis pembaca. Yang pertama adalah para pembaca yang belum mengenal dekat ajaran Buddha. Kedua, yang menjadi sasaran buku ini adalah mereka yang sudah mengenal sutta, namun tidak mampu melihat bagaimana sutta-sutta salaing terkait menjadi satu kesatuan yang dapat dipahami.
Secara garis besar, buku ini bercerita mengenai sosok Wage Rudolf Supratman. Sejak kecil hingga berpulang, dari sekolah hingga menjadi wartawan, penggesek biola dan penulis buku. Ada pula bagian yang menceritakan tentang proses kreatif penulisan beberapa lagu. Saat-saat harus bersembunyi karena menghindari kejaran PID. Termasuk, sebagai bumbu penyedap, kisah cintanya dengan beberapa wanita. …