Kisah ini berpusat pada Tegar, sang tokoh utama dan narator, yang bersahabat sejak kecil dengan Rosie di Gili Trawangan dan Gili Meno. Tegar mencintai Rosie dalam diam, namun ia terlambat menyatakan perasaannya karena Rosie menikah dengan Nathan. Cerita menjadi sangat emosional saat tragedi Bom Bali merenggut nyawa Nathan dan memisahkan Rosie dari anak-anaknya. Tegar kemudian hadir untuk merawa…
Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam buku …